Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang diukur dengan menggunakan rasio keuangan yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Return On Assets (ROA) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap harga saham pada Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018-2022 sebanyak 4 perusahaan diantaranya PT. Bank BRI, PT. Bank BNI, PT. Bank Mandiri dan PT. Bank BTN. Metode pengukuran sampel yang digunakan adalah sampel jenuh sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan harga saham bank BUMN yang diperoleh dari situs Bursa Efek Indonesia. Data dalam penelitian ini akan diuji dengan beberapa tahapan pengujian, diantaranya yaitu uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan pengujian seluruh hipotesis melalui uji koefisien determinasi, uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji f). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh negatif terhadap harga saham pada Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sementara Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh terhadap harga saham, Retrun On Assets (ROA) tidak berpengaruh terhadap harga saham dan Loan Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh terhadap harga saham pada Bank BUMN yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Secara simultan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Retrun On Assets (ROA) dan Loan Deposit Ratio (LDR) berpengaruh terhadap harga saham pada Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.