Abstrak
Skizofernia adalah suatu sindrom, gangguan psikologis, atau episode klinis yang mempengaruhi seseorang dan berhubungan dengan tekanan, kecacatan, atau pelepasan dari faktor risiko apa pun yang semakin parah dan mencakup ketidakmampuan, kehilangan kebebasan, sakit atau, bahkan kehilangan nyawa. Halusinasi adalah distorsi persepsi palsu yang disebabkan oleh respons neurobiologis yang maladaptif, seseorang yang terkena dampak benar-benar mengalami distorsi sensorik sebagai hal yang nyata dan bereaksi terhadapnya. Tujuan penulisan ini adalah mendapatkan gambaran pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran. Metode penulisan ini menggunakan penelitian deskriptif. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada dua orang pasien dengan gangguan jiwa. Hasil yang didapatkan terdapat tiga diagnosis keperawatan yang sama yang ditegakkan pada klien satu dan klien dua dan satu diagnosisi yang berbeda pada klien satu dan klien dua. Diagnosis keperawatan pada klien satu yaitu, halusinasi, risiko perilaku kekerasan, isolasi sosial, pada klien dua yaitu, halusinasi, isolasi sosial, defisit perawatan diri. Intervensi yang dilakukan pada klien sesuai dengan kondisi klien, sarana dan prasarana. Hasil dari penyusunan studi kasus ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam peningkatan mutu asuhan keperawatan pada klien gangguan jiwa, khususnya pada klien dengan Halusinasi.