Abstrak
Diabetes Melitus Tipe II adalah kumpulan gejala penyakit yang ditandai dengan gula darah yang meningkat (hiperglikemia). Tingginya kadar gula darah disebabkan karena penurunan produksi hormon insulin oleh kelenjar pankreas dan atau penurunan sensitivitas dari hormon insulin (retensi hormon insulin) sehingga gula tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh dan beredar didalam darah. Diabetes Melitus Tipe II dapat menyebabkan gejala klinis yang sering muncul seperti sering buang air kecil, sering haus, banyak makan. Apabila tidak ditangani secara efektif dapat menimbulkan komplikasi seperti penyakit ginjal, neuropati/gangguan pada saraf, kerusakan pada retina, dan amputasi. Oleh karena itu, penulis melakukan studi kasus dengan melaksanakan asuhan keperawatan secara langsung pada Ny. S dan Ny. R yang terdiagnosis Diabetes Melitus Tipe II dan sedang menjalani perawatan diruang Dahlia RSUD dr. H. Jusuf SK. Pelaksanaan studi kasus bertujuan untuk melakukan perbandingan asuhan keperawatan pda Ny. S dan Ny. R. Dalam studi kasus ini penulis menemukan adanya perbedaan tanda dan gejala dari komplikasi Diabetes Melitus Tipe II pada kedua pasien. Pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan Diabetes Melitus Tipe II adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan kenaikan gula darah dan dapat menyebabkan komplikasi yang akan mempengaruhi kesehatan jika tidak ditangani dengan segera. Oleh sebab itu, melakukan pengkajian sesuai dengan standar keperawatan dan melaksanakan tindakan keperawatan yang tepat akan membantu proses pemulihan pasien dengan baik.