Abstrak
Induksi persalinan adalah suatu teknik yang digunakan untuk menstimulasi proses persalinan melalui jalur vagina. Namun, jika induksi terlalu lama atau tidak ada kemajuan persalinan normal dalam 24 jam, maka dapat berdampak buruk bagi ibu maupun janinnya, sehingga tindakan alternatif yang dapat diambil dengan melakukan operasi sectio caesarea. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan secara langsung kepada klien dengan diagnosis medis gagal Induksi yang sedang menjalani proses pemulihan di ruang Mawar RSUD. dr. H. JUSUF. SK. Pelaksanaan studi kasus bertujuan untuk melakukan perbandingan asuhan keperawatan antara klien 1 dan klien 2. Hasil penelitian dalam studi kasus ini penulis menemukan adanya berbedaan diagnosis keperawatan pada klien 1 dan klien 2 diantaranya: Menyusui Efektif dan Menyusui Tidak Efektif. Sedangkan persamaan diagnosis yang ditemukan adalah Nyeri Akut dan Gangguan Mobilitas Fisik. Hasil dari penyusunan studi kasus ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam peningkatan mutu asuhan keperawatan pada pasien dengan dengan Post Operasi Sectio Caesarea etiologi gagal induksi.