Abstrak
Penelitian ini merupakan penelitian survei yang bertujuan mengembangkan model manajemen talenta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Malinau yang efektif dan efisien. Penelitian ini didasarkan pada kerangka Human Capital Theory (Gary Becker, 1964) dan Resource-Based View (Jay Barney, 1991) sebagai landasan teoritis dalam menganalisis peran strategis pelatihan, pengembangan, dan manajemen talenta terhadap kinerja pegawai. Sebanyak 60 responden berpartisipasi dalam penelitian ini, dengan teknik purposive sampling yang menyasar PNS yang telah mengikuti atau memiliki pemahaman tentang program pelatihan dan pengembangan di instansi pemerintahan Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form, dan dianalisis dengan pendekatan PLS-SEM menggunakan aplikasi PLS-SEM 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil. Selain itu, pelatihan dan pengembangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen talenta, serta manajemen talenta terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS. Lebih lanjut, hasil pengujian menunjukkan bahwa manajemen talenta mampu memediasi pengaruh pelatihan dan pengembangan terhadap kinerja PNS secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja PNS tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh pelatihan dan pengembangan, tetapi juga diperkuat melalui peran manajemen talenta sebagai mekanisme mediasi yang efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan instansi pemerintahan Kabupaten Malinau. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi instansi pemerintah untuk mengevaluasi dan meningkatkan program pelatihan, pengembangan, dan manajemen talenta agar berdampak nyata pada kinerja pegawai.