Abstrak
UMKM memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi secara global dan nasional. UMKM adalah katalisator utama pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan karena mereka berkontribusi besar terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. UMKM terus beradaptasi dengan teknologi dan perubahan pasar untuk meningkatkan daya saingnya sebagai pusat inovasi. Di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, UMKM berperan strategis dalam mendorong ekonomi lokal melalui berbagai sektor seperti pertanian, perdagangan, jasa, dan kerajinan. Namun, perkembangan UMKM di daerah ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait akses pendanaan, infrastruktur pendukung, serta rendahnya literasi keuangan. Bisnis kecil dan menengah (UMKM) gagal berkembang karena kekurangan modal, sedangkan pemahaman yang buruk tentang pengelolaan keuangan menyebabkan keputusan finansial yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana literasi keuangan dan risiko keuangan berdampak pada kinerja keuangan usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Malinau. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki peran moderasi akses keuangan dalam hubungan ini. Penelitian ini melibatkan pelaku UMKM di Kabupaten Malinau, dengan total 150 responden yang dipilih secara acak. Metode Modeling Equation Struktural-Partial Least Square (SEM-PLS) digunakan untuk menguji hipotesis. Perangkat lunak SmartPLS versi 3 digunakan untuk melakukan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, dan risiko keuangan juga berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Selain itu, akses keuangan terbukti mampu memoderasi secara efektif dan signifikan hubungan antara literasi keuangan dan risiko keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan, pengelolaan risiko keuangan yang efektif, dan serta kemudahan akses terhadap layanan keuangan dapat memperkuat kinerja keuangan UMKM, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Malinau.