Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan bimbingan karir dengan teknik modeling simbolik berpengaruh terhadap minat melanjukan ke SMK di MTs Negeri Tarakan. Minat adalah penggerak yang dijadikan motivasi semangat seseorang untuk melakukan tindakan atau pilihan sesuai dengan keinginannya, sehingga oleh karenanya seseorang akan berusaha demi memenuhi hasrat untuk keinginannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa MTs Negeri Tarakan yang berjumlah 126 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 25 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala minat dari teori Walgito yang dikembangkan oleh Adinda (2013). Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Adapun uji Wilcoxon Signed Rank Test versi 24.00, hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,000 > 0,05) yang artinya bimbingan karir dengan teknik modeling simbolik berpengaruh terhadap minat melanjutkan ke SMK di MTs Negeri Tarakan. Hal tersebut terlihat pada skor pretest yang diperoleh pada pemberian pretest dari 25 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 15 (60%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK rendah, 12 (40%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK sangat rendah. Pada pemberian posttest terdapat 13 (52%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK sangat tinggi, 12 (48%) siswa yang memiliki tingkat minat melanjutkan ke SMK tinggi. Berdasarkan keputusan uji statistik wilcoxon dan hasil analisis pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Teknik Modeling simbolik Terhadap Minat Melanjutkan ke SMK Siswa di MTs Negeri Tarakan.