Abstrak
Kangkung (Ipomea reptans) adalah salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Pada proses pertumbuhan tanaman tersebut serangga hama dapat menjadi gangguan yang dapat merugikan bagi para petani. Tetapi tidak semua serangga bersifat hama ada yang predator, parasitoid, atau musuh alami bagi serangga yang dapat merusak tanaman. Keberadaan spesies serangga dan peranannya di wilayah pertanian Kota Tarakan perlu untuk diketahui. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman serangga pada tanaman kangkung (Ipomea reptans) dan potensi implementasi pembelajaran biologi kelas X SMA. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan dari dua lokasi pengamatan di daerah pertanian Kota Tarakan terdapat 21 famili dengan jumlah total spesies yaitu 480 individu dari dua stasiun (stasiun 1 yaitu 274 dan stasiun 2 yaitu 206). Nilai indeks keanekaragaman (H’) serangga pada stasiun 1 di daerah pertanian kampung 6 yaitu 3,02, sedangkan pada stasiun 2 di daerah pertanian persemaian yaitu 3,14, ini menunjukkan kriteria keanekaragaman jenis serangga berada pada kategori tinggi. Sementara untuk hasil analisis kurikulum keterkaitan penelitian terhadap pembembelajaran biologi kelas X SMA terdapat pada materi keanekaragaman hayati Indonesia Sub.Bab 2 dengan kompetensi dasar 3.2 dan 4.2.