Abstrak
Daun Rambusa (Passiflora foetida L) memiliki khasiat dalam menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan berbagai dosis simplisia terhadap proses penyembuhan luka dan menganalisis potensi hasil penelitian pada Pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Analisis data menggunakan software SPSS yaitu uji Normalitas, uji Homogenitas, uji Anova, dan uji Duncan. Hasil penelitian eksperimen di laboratorium selanjutnya dianalisis keterkaitannya dengan kurikulum/silabus untuk mengetahui potensi penerapannya pada pembelajaran Biologi. Hasil penelitian menunjukan pengaruh pemberian sediaan dosis simplisia dari daun rambusa (Passiflora foetida L.) yang paling optimal untuk penyembuhan luka adalah dosis 0,2 gram pada pengulangan 1 dimana pada hari ke-7 luka sudah kembali normal dan pada pengulangan ke-2 sembuh dihari ke-8, penyembuhan paling lama adalah Kontrol(+) perlakuan 1 mati pada hari ke-8 dan perlakuan 2 sembuh pada hari ke-20. Dapat disimpulkan bahwa perbandingan penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus L.) menggunakan sediaan dosis simplisia daun rambusa (Passiflora foetida L) 0,2 sangat berpengaruh terhadap kesembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus L). Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi bagi peserta didik kelas XI SMA pada KD 1.1 Mendeskripsikan komponen kimiawi sel, struktur, dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Informasi atau data penelitian tersebut berpotensi dalam penerapan pembelajaran biologi.