Abstrak
Pengembangan subsistem hilir beras adan akan membantu pemenuhan kebutuhan akan beras dengan menyediakan beras dalam jumlah yang cukup banyak dan aman dikonsumsi. Usaha subsistem hilir memerlukan lembaga-lembaga yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan subsistem hilir mulai dari pengolahan dan pemasaran hasil. Penelitian ini bertujuan 1). Untuk mengidentifikasi lembaga yang berperan dalam subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat Kabupaten Nunukan, 2). Untuk mengetahui model kelembagaan subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan analisis desktriptif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga yang berperan dalam subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat adalah Pemerintah Kecamatan, Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian, Bank Kaltimtara, Dinas Perhubungan, BUMDes, Adat Krayan Barat, Koperasi,UKM UD Borneo, Poktan, Pedagang perantara, Petani/Pemilik Lahan dan Konsumen. Adapun model kelembagaan subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat terdiri dari tiga bagian yaitu pertama pengolahan dan pemasaran; Petani/Pemilik Lahan, Poktan dan BUMDes. Kedua pemasaran; Koperasi, UKM UD Borneo dan Pedagang perantara. Ketiga lembaga pendukung; Dinas Pertanian, Penyuluh, Kecamatan Krayan Barat, Dinas Perhubungan, Adat, Bank Kaltimtara.