Abstrak
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki harga fluktuatif. Rantai pasokan kelapa sawit merupakan suatu konsep yang memiliki pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi, dan aliran keuangan dalam proses distribusinya. Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui mekanisme rantai pasokan yang terkait dengan aliran produk, aliran informasi serta aliran keuangan (2) untuk mengetahui efisiensi rantai pasok yang dapat dilihat dari nilai margin pemasaran dan persentase farmer`s share. Metode penentuan sampel yaitu dengan metode purposive sampling dan snowball sampling dan analisis data menggunakan analisis deskriptif mixed method. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme rantai pasok komoditas kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara meliputi (a)aliran produk dalam rantai pasokan kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara berupa buah kelapa sawit yang segar,(b) aliran informasi pada rantai pasokan komoditas kelapa sawit adalah aliran informasi dari petani dengan setiap mata rantai pasokan komoditas kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara, (c) aliran keuangan dalam rantai pasokan komoditas kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara dimana aliran keuangan tersebut, sistem transaksi pembayaran yang digunakan selama proses distribusi sangat mempengaruhi kinerja dari setiap mata rantai. Pengukuran kinerja rantai pasok yang dilakukan dengan pendekatan efisiensi rantai pasok yang perhitungannya berbeda-beda. Terdapat tiga saluran rantai pasok dengan margin, distribusi dan farmer’s share . Pada saluran I diperoleh total margin Rp 14.250/kg, pada saluran II diperoleh total margin Rp 8.250/kg, dan pada saluran III diperoleh total margin Rp 5.000/kg. Hasil perhitungan farmer’s share pada saluran I diperoleh total sebesar 78%, kemudian pada saluran II diperoleh total sebesar 87%, dan pada saluran III diperoleh total sebesar 92%. Berdasarkan perhitungan efisiensi diketahui bahwa saluran rantai pasok III merupakan saluran yang efisien karena bagian petani terbilang besar yaitu 92%.