Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2022Versi 1

PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) SEBAGAI AGEN MASKULINISASI PADA IKAN CUPANG (Betta sp.)

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Presentase jantan pada ikan cupang memiliki tingkat keberhasilan yang rendah. Jumlah benih jantan yang diperoleh setiap pemijahan sangat rendah dan kualitasnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ekstrak daun karamunting pada proses pembentukan jenis kelamin jantan (maskulinisasi) pada ikan cupang plakat (Betta sp). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diujicoba adalah sebagai berikut; kontrol (tanpa pemberian ekstrak karamunting), P1, yaitu perendaman dengan konsentrasi ekstrak karamunting 1 mg/ 200 ml, P2, yaitu perendaman dengan konsentrasi ekstrak karamunting 2 mg/ 200 ml, P3 yaitu perendaman dengan konsentrasi ekstrak karamunting 4 mg/ 200 ml. Dilakukan peroses perendaman larva ikan cupang yang berumur 7 hari, menggunakan ekstrak karamunting dengan dosis yang berbeda, selama 24 jam. Hasil Penelitian nemunjukkan persentase ikan cupang jantan tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 sebesar 68 %, untuk persentasi kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan P0 (kontrol) dengan nilai 100%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan ektrak daun karamunting (Melastoma malabathrichum) dengan dosis yang berbeda mampu menjadi agen dalam pembalikan jenis kelamin jantan (maskulinisasi) pada ikan cupang (Betta sp).

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) SEBAGAI AGEN MASKULINISASI PADA IKAN CUPANG (Betta sp.)2022 · oai:ais:library-item:26838