Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendlian kualitas pada produk tahu dengan menggunakan metode seven tools pada UMKM Borjav Jaya di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini diperoleh sebanyak 150 tahu yang diambil selama 20 kali proses produksi san diambil menggunakan metode stratified randm sampling. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan metode seven tools yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, histogram, peta kendali, diagram penyebar, diagram pareto dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat tiga jenis produk cacat atau rusak terdiri dari cacat lembek, cacat bentuk tidak sempurna dan cacat berbau dengan masing-masing persentase pada cacat lembek yaitu 34% cacat bentu tidak sempurna sebesar 57% dan cacat berbau sebesar 8%. Berdasarkan diagram sebab akibat faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari beberapa sebab akibat yaitu faktor manusia, mesin, bahan baku dan metode, faktor yang paling berpengaruh adalah faktor manusia. Berdasarkan diagram penyebar diketahui bahwah faktor manusia berhubungan dengan jumlah produk cacat dan pada hasil analisis peta kendali diperoleh bahwa permasalahan produk cacat yang ada pada UMKM Borjav Jaya masih dalam keadaan terkendali.