Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keberlanjutan dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial di Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mengetahui keberlanjutan pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mengetahui pola spasial keberlanjutan atau ketidakberlanjutan di Provinsi Sulawesi Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah. Metode analisis data yang digunakan ada Regional Sustainable Account (RSA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kriteria keberlanjutan tahun 2015 pada Kabupaten Tojo Una-Una masuk dalam kriteria good sustainable. Kabupaten Banggai Laut masuk dalam kriteria sustainable. Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai, Kabupaten Toli-Toli, Kabupaten Buol, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Morowali Utara masuk dalam kriteria almost sustainable. Kota Palu masuk dalam kriteria almost unsustainable. Kabupaten Poso masuk dalam kriteria unsustainable. Kabupaten Morowali dan Kabupaten Donggala. masuk dalam kriteria cronic unsustainable. Sedangkan pada tahun 2020, Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Tojo Una-Una masuk dalam kriteria good sustainable. Kabupaten Toli-Toli masuk dalam kriteria sustainable. Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Morowali Utara masuk dalam kriteria almost sustainable. Kabupaten Banggai dan Kabupaten Parigi Moutong masuk dalam kriteria almost unsustainable. Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi dan Kota Palu masuk dalam kriteria unsustainable. Kabupaten Morowali, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Buol masuk dalam kriteria cronic unsustainable. Penurunan dan peningkatan derajat dalam kriteria dipengaruhi oleh adanya perbaikan maupun perubahan pada dimensi ekonomi, lingkungan dan sosial.