Abstrak
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental design dengan desain nonequivalent control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif pair check dan varibel terikat pada penelitian ini adalah pemahaman konsep matematika siswa SMP. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas VIII-2 dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-3 dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial untuk analisis data awal dan untuk analisis data akhir menggunakan uji statistik independent samples t-test dengan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posstest di kelas eksperimen sebesar 61,09 lebih tinggi dari rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 52,81. Berdasarkan hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,019. Dengan demikian H0 ditolak dengan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif pair check berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan.