Abstrak
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTS AL KHAIRAT TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA Nur Haliq, Alfian Mucti Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Borneo Tarakan, Indonesia Email: [email protected] Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematis dalam menyelesaikan soal cerita pada siswa yang mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran matematika dan merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa. Berdasarkan pra penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita belum maksimal dikarenakan siswa tidak mengutamakan teknik penyelesaian tetapi lebih memprioritaskan hasil akhir. Ada beberapa teori pemecahan masalah yang dikembangkan oleh beberapa ahli, salah satunya pemecahan masalah berdasakan langkah-langlah Polya. Tujuan penelitian ini menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan langkah-langkah Polya dan penyebab kesalahan siswa dalam pemecahan masalah matematika. Tahapan pemecahan masalah Polya terdiri dari tahap memahami masalah, merencanakan pemecahan, melalukan rencana pemecahan, dan memeriksa kembali. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 23 dari 23 siswa kelas VIII MTs Al Khairat Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah (1) pada tahap memahami banyak siswa yang tidak mengalami kesulitan karena siswa sudah bisa memahami masalah, (2) pada tahap perencanaan ada beberapa siswa yang tidak menuliskan rencana penyelesaian tetapi memahami dengan cara yang akan mereka lakukan unutk menyelesaikan soal tetapi mereka belum terbiasa menuliskan rencananya, (3) pada tahap melaksanakan rencana ada beberapa siswa yang kesulitan karena kurang teliti sehingga tidak menyadari kesalahan yang diperbuat. Hal ini disebabkan karena siswa kurang konsentrasi dalam menyelesaikan soal, dan (4) pada tahap memeriksa kembali ada siswa yang belum mencapai tahapan ini karena mereka belum menyelesaikan tahapan sebelumnya.