Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai membaca permulaan di kelas I SD kota Tarakan berdasarkan 5 skripsi yang dianalisis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus pada penelitian ini mengacu pada rumusan masalah pada penelitian ini dan dimensi penelitian pada penelitian ini mengacu pada 3 aspek, yaitu 1) Faktor kesulitan membaca permulaan 2) Pemilihan model / metode & media pembelajaran untuk membaca permulaan 3) Kemampuan membaca permulaan. Sumber data pada penelitian ini mencakup sumber data primer berupa skripsi terdahulu dan sumber data sekunder berupa buku dan jurnal yang mengkaji mengenai membaca permulaan. Hasil penelitian ini faktor kesulitan membaca permulaan pada peserta didik di kelas I SD Kota Tarakan sangat beragam, mulai dari faktor kognitif, faktor penguasaan bahasa, faktor psikologis, faktor lingkungan, dan juga faktor mengajar guru. Model/metode dan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam membaca permulaan seperti, model pembelajaran scramble, metode global, metode suku kata, media kartu bergambar/media cerita bergambar. Kemampuan membaca permulaan peserta didik di kelas I SD Kota Tarakan memiliki perbedaan, terdapat beberapa peserta didik yang sudah bisa membaca sebelum masuk sekolah, terdapat yang masih mengeja, banyak peserta didik yang sering mengganti/memotong kata, serta masih banyak yang belum dapat mengenal/membedakan huruf . Setelah penelitian dilakukan dengan pengajaran yang tepat, kemampuan membaca permulaan peserta didik mengalami peningkatan yang sangat baik.