Abstrak
Abstrak Rumput laut (Kappaphycus alvarezii) merupakan salah satu komoditi unggulan yang berada di Kota Tarakan, dengan nilai produksi yang tinggi mencapai 159.469 ton di tahun 2018, namun di tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 152,577 ton. Salah satu permasalahan turunnya produksi rumput laut akibat dari adanya serangan penyakit, penyakit yang sering menyerang rumput laut adalah bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada rumput laut (K. alvarezii) yang berada di perairan pantai Amal dan Tanjung batu kota Tarakan. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengambil sampel pada perairan yang berbeda yaitu Tanjung batu dan perairan pantai Amal. Sampel rumput laut yang sehat dengan usia 40 dan 45 hari diambil sebanyak 100 gram, selanjutnya sampel dihaluskan dan diinkubasi sebanyak 10 gram pada media APW yang berisi 100 ml selama 6-8 jam. isolasi bakteri dilakukan dengan mengambil inokulum pada media APW menggunakan ose kemudian dipindahkan ke media TCBS dan TSA 3% dengan metode streat plate. identifikasi bakteri berpedoman pada Manual of the Identification of medical bakteria dengan melihat karakteristik morfologi dan biokimia. Hasil identifikasi bakteri pada rumput laut di perairan Amal dan Tanjung batu ditemukan 3 bakteri diantaranya Vibrio sp., Actinobacillus sp. dan Pseudomonas sp. dan semua bakteri bersifat gram negatif