Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pemahaman akuntansi, tingkat pendidikan, dan lama usaha terhadap kualitas laporan keuangan berbasis SAK EMKM. Data primer yang digunakan adalah hasil penyebaran kuesioner dan penerapan teknik skala Likert. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan dengan jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebanyak 24695 pelaku UMKM. Sampel dipilih secara purposive sampling, sehingga terdapat 44 responden pelaku UMKM di Kota Tarakan yang memiliki izin usaha sesuai dengan data DISKOPUMKM Kota Tarakan. Analisis data meliputi uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, dan koefisien determinasi (R2) menggunakan aplikasi SPSS versi 26.0 for window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan berbasis SAK EMKM, sedangkan tingkat pendidikan dan lama usaha tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas laporan keuangan berbasis SAK EMKM. Hal ini menunjukkan bahwa hanya satu variabel yang memengaruhi kualitas laporan keuangan berbasis SAK EMKM, sementara variabel lainnya mungkin mempengaruhi kualitas laporan keuangan tersebut namun tidak diteliti dalam penelitian ini.