Abstrak
Marine Debris adalah sampah laut tergolong menjadi dua bagian yakni macro debris dan micro debris. Sampah tersebut merupakan salah satu permasalahan yang cukup kompleks dihadapi oleh salah satu daerah yang berada dekat dengan pantai atau pesisir, salah satunya Kota Tarakan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui keberadaan, jenis, dan kepadatan macrodebris, yang berada di pesisir pantai Kota Tarakan Penelitian ini dilaksanankan selama 5 bulan yaitu pada bulan Januari – Mei 2022. Metode pengambilan sampel macrodebris di pesisir pantai Kota Tarakan dilakukan secara insitu yakni membuat transek garis, dengan membentangkan tali sepanjang 50 m. Data yang diperoleh dianalisis kepadatan potongan sampah. Hasil penelitian menunjukan jenis macrodebris yang ditemukan di pantai adalah plastik, karet, logam, kaca, kain, kayu, dan kertas/kardus. Jenis paling dominan ditemukan berdasarkan jumlah relatif/jenis adalah plastik sebesar 73.50%, kayu 18.33%, kain 2.47%, kaca 2.18%, logam 1.99%, karet 1.42%, dan kertas/kardus 0.09%. Jenis macrodebris dengan kepadatan tertinggi berdasarkan jenis adalah plastik sejumlah 5.16 item/m2, kayu 1.29 item/m2, kain 0.17 item/m2, kaca 0.15 item/m2, logam 0.14 item/m2, karet 0.10 item/m2, kertas/kardus 0.01 item/m2. Kepadatan macrodebris berdasarkan berat/jenis yaitu kayu dengan berat mencapai 0.441 g/m2. plastik 0.243 g/m2, kaca 0.031 g/m2, logam 0.027 g/m2, kain 0.026 g/m2, karet 0.004 g/m2, kertas/kardus 0.001 g/m2. Jenis macrodebris yang memiliki kepadatan relative tertinggi berdasarkan berat yaitu, kayu 56.97%, plastik 31.41%, kaca 4.06%, logam 3.44%, kain 3.42%, karet 0.52%, kertas/kardus 0.19%.