Abstrak
Pemecahan masalah penting dimiliki oleh setiap siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Sebagian besar siswa terutama siswa kelas 8 mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang rendah. Eksplorasi terhadap proses pemecahan masalah matematika penting dilakukan. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pemecahan masalah yang dilakukan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengambil pendekatan studi kasus pada siswa kelas 8 SMP Negeri 5 Tarakan. Peneliti mengumpulkan data dengan cara pemberian soal, observasi, analisis dokumen dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis kualitatif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemecahan masalah matematika siswa terdiri dari beberapa tema: pemahaman terhadap masalah matematika, strategi penyelesaian masalah matematika, dan verifikasi jawaban. Terdapat tema lain di luar tema proses pemecahan masalah matematika, yaitu perhatian selama berhadapan dengan masalah, persepsi terhadap masalah dan solusi yang diberikan siswa. Walaupun tema tersebut terkesan di luar proses pemecahan masalah, tema perhatian selama berhadapan dengan masalah, persepsi terhadap masalah dan solusi yang diberikan siswa sangat berkaitan dengan proses pemecahan masalah itu sendiri sesuai dengan yang diungkapkan oleh data.