Abstrak
Di Kabupaten Nunukan terdapat permasalahan menurunnya penyerapan tenaga kerja yang disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja pada setiap sektor perekonomian sehingga mengakibatkan pengangguran dan kemiskinan sehingga mengalami masalah terhadap perekonomian di Kabupaten Nunukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah elastisitas kesempatan kerja di Kabupaten Nunukan dan apakah PDRB berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, investasi berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan jumlah perusahaan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah analisis elastisitas kesempatan kerja dan regresi linier berganda (menggunakan alat aplikasi yaitu Eviews 10). Berdasarkan hasil analisis elastisitas kesempatan kerja bahwa pada sektor primer, sekunder, dan tersier lebih cenderung elastis yang artinya meningkatkannya pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja di Kabupaten Nunukan, untuk hasil dari regresi linier berganda yang dilakukan pada uji t menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa PDRB memiliki nilai probabilitas 0,00010,05 yang artinya berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa investasi memiliki nilai probabilitas 0,04080,05 yang artinya berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja yang di Kabupaten Nunukan. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa jumlah perusahaan memiliki nilai probabilitas 0,3771>0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Hasil dari uji f menunjukkan bahwa pada nilai f-statistik probabilitas sebesar 2,692076>0,05 lebih besar dari tingkat kesalahan maka pada variabel PDRB, investasi, dan jumlah perusahaan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Hasil dari koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai 96% berpengaruh dengan variabel independen terhadap variabel dependen dan 4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan didalam penelitian.