Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2023Versi 1

ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI SUNGAI PAMUSIAN, SUNGAI SEBENGKOK DAN SUNGAI KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Perairan sungai menjadi pusat ekosistem tempat tumbuh dan berkembangnya berbagai jenis biota. Adanya aktivitas masyarakat di daerah aliran sungai berpotensi menyebabkan pencemaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pencemaran perairan di Sungai Pamusian (Stasiun I), Sungai Sebengkok (Stasiun II), dan Sungai Kampung Bugis (Stasiun III) dengan menganalisis struktur komunitas plankton sebagai bioindikator kualitas air. Metode pada penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh jenis fitoplankton yang di temukan pada 3 Sungai lokasi penelitian terdiri 5 kelas fitoplankton yaitu kelas Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae, Cyanophyceae, Mediophyceae dan Dinophyceae serta 1 kelas zooplankton yaitu Crustacea. Jenis fitoplankton yang paling banyak di temukan yaitu dari kelas Bacillariophyceae dan Cyanophyceae. Nilai kelimpahan fitoplankton pada lokasi penelitian berturut-turut yaitu 42 sel/L, 13 sel/L dan 20 sel/L. Kelimpahan zooplankton pada lokasi penelitian berturut-turut yaitu 8 ind/L, 4 ind/L dan 5 ind/L. Kelimpahan plankton pada perairan ini termasuk dalam kategori kesuburan rendah. Nilai Indeks keanekaragaman fitoplankton pada lokasi penelitian berturut-turut yaitu 2,614; 2,598; 2,470 dengan kategori kesuburan tinggi. Nilai indeks keanekaragaman zooplankton berturut-turut yaitu 1,305; 1,040; 1,055 termasuk dalam kategori kesuburan sedang. Nilai Indeks Keseragaman fitoplankton berturut-turut yaitu 0,888; 0,959; 0,912, sedangkan nilai ndeks keseragaman zooplankton berturut-turut 0,941; 1, 057; 0,960 artinya tidak ada jenis yang mendominansi. Nilai indeks dominansi fitoplankton berturut-turut 0,028; 0,021; 0,030 dan zooplankton berturut-turut 0,094; 0,094; 0,090 menunjukkan tidak ada spesies tertentu yang mendominansi. Indeks saprobitas pada stasiun I dan II berturut-turut yaitu 2,0 dan 2,5 termasuk kategori pencemaran sangat ringan dengan fase saprobitas olisaprobik, sedangkan stasiun III memiliki indeks saprobitas 0,75 termasuk kategori pencemaran ringan dengan fase saprobitas mesosaprobik.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI SUNGAI PAMUSIAN, SUNGAI SEBENGKOK DAN SUNGAI KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN2023 · oai:ais:library-item:27872