Abstrak
Andina Cantika Ansar Abdjan, 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Self-instruction Terhadap Kepercayaan Diri Siswa MTs Negeri Tarakan. Teknik Self-Instruction merupakan salah satu teknik yang terdapat di dalam pendekatan Cognitive Behavior Modification yang dikembangkan oleh Meinchenbaum. Perilaku maladaptif dipengaruhi oleh pikiran irasional yang menyebabkan verbalisasi diri yang tidak tepat. Inti dari teknik adalah membangun kembali sistem kognisi konseli, namun terpusat pada pola verbalisasi overt (disuarakan secara lantang/ keras) dan covert (disuarakan dalam hati). Kepercayaan diri adalah salah satu aspek kepribadian yang penting pada seseorang. Tanpa adanya kepercayaan diri akan banyak menimbulkan masalah pada diri seseorang. Kepercayaan diri merupakan atribut yang paling berharga pada diri seseorang dalam kehidupanan bermasyarakat. Dikarenakan dengan kepercayaan diri, seseorang mampu mengaktualisasikan segala potensi dirinya. Terdapat 3 indikator dari kepercayaan diri, yaitu: Keyakinan Kemampuan Diri, Optimis, dan Bertanggung Jawab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaif dengan pendekatan eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kepercayaan diri kepada 10 siswa kelas VIII menggunakan metode purposive sampling. Hasil uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh Z hitung -2.809, kemudian nilai Asympotic Sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0.005 0.05. Maka dari itu hipotesis diajukan Hα dapat diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat pengaruh konseling kelompok dengan teknik self-instruction terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan keputusan uji statistik Wilcoxon dan hasil analisis pretes dan posttest dapat disimpulkan bahwa Terdapat Pengaruh Teknik Self-Instruction Terhadap Kepercayaan Diri Siswa MTs Negeri Tarakan.