Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Perbedaan lama waktu moulting kepiting bakau (scylla serrata) dengan metode mutilasi dan penambahan formula oil crab di tambak tradisional kota tarakan kalimantan utara

•AKUAKULTUR•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Salah satu factor yang berperan dalam proses moulting kepiting bakau terdiri dari faktor eksternal dan faktor internal. Formula Oil Crab dan metode mutilasi dapat merangsang tubuh kepiting bakau melakukan pergantian kulit atau biasa disebut dengan Moulting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama waktu moulting kepiting bakau dengan menggunakan metode mutilasi dan penambahan formula Oil Crab. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan 1 (Kontrol), Perlakuan 2 (penambahan formula Oil Crab) 0,1 mg/ekor, Perlakuan 3 (mutilasi) memotong seluruh kaki jalan kepiting bakau. Berdasarkan hasil penelitian tersebut kepiting bakau dapat Moulting seluruhnya pada perlakuan mutilasi di hari ke 19-26 dengan pertumbuhan berat badan mutlak mencapai rata- rata 24,40 gram. Sedangkan dengan metode penambahan formula Oil Crab dengan dosis 0,1 mg/ekor tidak memadai untuk kepiting bakau melakukan Moulting. pada akhir penelitian kepiting bakau dengan penambahan formula Oil Crab mencapai pertumbuhan berat badan mutlak bertambah mencapai rata-rata berat 19,60 gram. Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 27-32 oC, DO 6,4 - 7,8 mg/l, salinitas15-18 ppt dan pH 7.

Kata kunci

Kepiting bakau, Mutilasi, Oil Crab, Tambak Tradisional.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Perbedaan lama waktu moulting kepiting bakau (scylla serrata) dengan metode mutilasi dan penambahan formula oil crab di tambak tradisional kota tarakan kalimantan utara2021 · oai:ais:skripsi:1246

Publikasi terkait