Abstrak
Penelitian ini menganalisis efektivitas penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Malinau, dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai variabel mediasi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jalur (Path Analysis) untuk mengevaluasi hubungan kausal antar variabel. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 75 responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan keuangan daerah dan dokumen resmi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerimaan BPHTB secara signifikan memengaruhi peningkatan PAD. Selain itu, kualitas SDM terbukti berperan penting dalam memediasi hubungan antara efektivitas penerimaan BPHTB dan peningkatan PAD. Peningkatan kompetensi, integritas, dan kapasitas administrasi SDM memiliki dampak positif terhadap optimalisasi penerimaan pajak daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dengan merekomendasikan strategi pengembangan SDM untuk mendukung efektivitas pengelolaan BPHTB, serta kebijakan fiskal yang lebih inovatif untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur tentang manajemen keuangan daerah dan optimalisasi pajak dalam konteks otonomi daerah.