Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk pemerolehan bahasa anak usia 2 tahun pada aspek fonologi (proses subtitusi, asimilasi, dan struktur silabis) dengan kajian psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, teknik observasi, wawancara, simak libat cakap, pancing, rekam, dan teknik catat dengan menggunakan metode padan. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat 34 data dengan 195 ujaran yang dihasilkan oleh sumber data. Berdasarkan aspek fonologi, sumber data Arfan menghasilkan 123 ujaran dengan 98 ujaran untuk proses subtitusi yakni peluncuran /r/ dan /l/ yang diganti menjadi /y/ dan /w/, peluncuran vokalisasi pada fonem /e/ dan /o/ yang diganti menjadi fonem /a/, /i/, dan /o/, penghambatan /f/ menjadi /p/, pengedepanan /k/ menjadi /t/, /c/ menjadi /s/, /c/ menjadi /t/, dan /j/ menjadi /d/, subtitusi oral menjadi nasal, dan subtitusi biasa pada fonem /l/ menjadi /d/ dan /n/, 18 ujaran untuk proses asimilasi yakni asimilasi /p/ menjadi /m/, asimilasi velar, nasalisasi, dan labial serta 7 ujaran untuk proses struktur silabis yakni reduksi kluster, penghilangan konsonan akhir, penghilangan suku kata tak bertekanan, dan reduplikasi. Sumber data Fatih menghasilkan 72 ujaran dengan 69 ujaran untuk proses subtitusi yakni penghambatan /s/ menjadi /t/, /s/ menjadi /c/, pengedepanan /c/ menjadi /t/, /g/ menjadi /d/, dan /j/ menjadi /d/, subtitusi trill menjadi lateral, dan peluncuran vokalisasi, 2 ujaran untuk proses asimilasi yakni asimilasi velar dan labial serta 1 ujaran untuk proses struktur silabis yakni reduksi kluster. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada usia 2 tahun Arfan dan Fatih masih pada tahap perkembangan dan artikulasi yang belum sempurna.