Abstrak
Salah satu komoditas tanaman pangan yang menjadi unggulan dan mempunyai potensi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah ubi kayu. Kota Tarakan merupakan salah satu daerah sentra produksi ubi kayu. Tujuan Penelitian ini adalah : (1) Mengetahui saluran pemasaran komoditas ubi kayu (Manihot esculenta) (2) Menganalisis margin pemasaran dan farmer’s share yang diperoleh lembaga pemasaran ubi kayu (3) Menganalis efisiensi saluran pemasaran ubi kayu (manihot esculenta) di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukan saluran pemasaran di Kota Tarakan terdapat 3 saluran pemasaran dengan margin pemasaran, farmer’s share dan perhitungan efisiensi pemasaran yang berbeda. Pada saluran pemasaran I tidak terdapat margin pemasaran, saluran pemasaran II terdapat total margin pemasaran sebesar 2.000/kg dan saluran pemasaran III terdapat total margin pemasaran sebesar 4.000/kg. Hasil perhitungan dari farmer’s share pada saluran pemasaran I diperoleh sebesar 100%, saluran pemasaran II diperoleh sebesar 50% dan pada saluran pemasaran III diperoleh sebesar 43%. Hasil perhitungan efisiensi pemasaran yaitu saluran pemasaran I merupakan saluran yang efisien karena bagian yang terima petani rendah yaitu 0%, saluran II merupakan saluran kurang efisien karena bagian yang diterima petani terbilang besar yaitu 40% sedangkan untuk saluran pemasaran III merupakan saluran kurang efisien karena hasil analisis efisiensi lebih besar yaitu 57%. Adapun saran penelitian ini adalah : (1) Pemerintah seharusnya lebih aktif memberikan penyuluhan kepada petani mengenai sistem pemasaran ubi kayu yang efektif agar bisa mensejahterakan petani ubi kayu (2) petani sebaiknya memasarkan hasil panennya dengan memilih saluran yang paling pendek seperti dari petani ke konsumen, agar keuntungan yang diperoleh dari hasil produksi yang dihasilkan dapat memperoleh keuntungan yang besar.