Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM PADA MASA NIFAS DI POLI KLINIK KANDUNGAN RUMAH SAKIT PERTAMINA TARAKAN

•KEBIDANAN S1•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Luka perineum merupakan salah satu komplikasi masa nifas yang berpotensi menyebabkan infeksi pascapersalinan apabila tidak dirawat dengan benar. Tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan luka perineum sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat pendidikan. Ibu dengan pendidikan lebih tinggi cenderung lebih mudah menerima, memahami, dan menerapkan informasi kesehatan. WHO mencatat sekitar 2,7 juta kasus ruptur perineum setiap tahun dan diperkirakan meningkat menjadi 6,3 juta kasus pada tahun 2050, dengan sekitar 50% kasus terjadi di Asia. Di Indonesia, cakupan kunjungan nifas lengkap secara nasional mencapai 85,7%, sedangkan di Provinsi Kalimantan Utara sebesar 84,9% pada tahun 2023.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang perawatan luka perineum pada masa nifas di Poli Klinik Kandungan Rumah Sakit Pertamina Tarakan.Metodepenelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Poli Klinik Kandungan Rumah Sakit Pertamina Tarakan pada bulan April sampai Mei 2026. Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas yang berkunjung pada periode Januari sampai Maret 2026 berjumlah 55 orang. Sampel berjumlah 44 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang terdiri dari data identitas responden dan kuesioner pengetahuan dengan 26 pertanyaan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 responden, sebagian besar memiliki tingkat pendidikan tinggi (D3/S1/S2) sebanyak 24 responden (54,5%), pendidikan menengah (SMP/SMA/SMK) sebanyak 15 responden (34,1%), dan pendidikan dasar (SD) sebanyak 5 responden (11,4%). Distribusi pengetahuan menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 30 responden (68,2%), pengetahuan cukup sebanyak 10 responden (22,7%), dan pengetahuan kurang sebanyak 4 responden (9,1%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa dari 24 responden berpendidikan tinggi, 21 responden (87,5%) memiliki pengetahuan baik, sedangkan dari 5 responden berpendidikan dasar, hanya 1 responden (20,0%) yang memiliki pengetahuan baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang perawatan luka perineum pada masa nifas (p-value ≤ 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang perawatan luka perineum pada masa nifas di Poli Klinik Kandungan Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Ibu dengan pendidikan lebih tinggi memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang perawatan luka perineum. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu menyesuaikan strategi edukasi kesehatan berdasarkan tingkat pendidikan ibu agar informasi dapat tersampaikan secara efektif dan komplikasi infeksi postpartum dapat diminimalkan. Kata Kunci: Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Perawatan Luka Perineum, Masa Nifas

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM PADA MASA NIFAS DI POLI KLINIK KANDUNGAN RUMAH SAKIT PERTAMINA TARAKAN2026 · oai:ais:skripsi:9279