Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi aplikasi (Grab-Food) dalam meningkatkan penjualan UMKM kuliner di Kota Tarakan serta untuk mengetahui tingkat pendapatan UMKM setelah bermitra dengan Grab. Terhadap penggunaan jasa pengantaran makanan online (Grab-Food) melalui tingkat pendapatan, total penjualan dan total biaya. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuisioner kepada 70 pelaku usaha (UMKM). Kemudian dianalisis menggunakan analisis pendapatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan bersih UMKM Kota Tarakan sebesar Rp. 885,283.56/hari setelah dikurangi dengan total biaya sebesar Rp. 777,102.38. Dimana pendapatan offline lebih besar dibandingkan dengan pendapatan online (Grab-Food) yakni omset terjual offline sebesar Rp. 1,536,128.78/hari, sedangkan omset penjualan online sebesar Rp. 126,257.16/hari. Dari uraian tersebut pendapatan offline masih mendominasi dibandingkan dengan pendapatan online (Grab-Food). Maka eksistensi aplikasi (Grab-Food) terhadap UMKM Kota Tarakan tidak begitu menambah kearah yang signifikan terhadap tingkat pendapatan UMKM di Kota Tarakan.