Abstrak
Ekosistem lamun memiliki peran penting dalam penyimpanan karbon dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang panjang. Karbon anorganik merupakan salah satu jenis karbon yang terlarut dalam air dan dimanfaatkan pada proses fotosintesis lamun. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kandungan karbon organik dari lamun dan sedimen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Lokasi penelitian dibagi menjadi 8 stasiun untuk sedimen dan 5 stasiun untuk lamun yang mewakili lokasi sampling tersebut di karang besar Perairan Pulau Balikukup. Analisis kandungan karbon lamun dan sedimen menggunakan metode Walkley & Black melalui proses pengasaman kemudian titrasi. Hasil penelitian menunjukkan kandungan karbon tiap jenis lamun yaitu Halodule uninervis 0,23 %Corg/gBK, Thalassia hemprichii 0,38 %Corg/gBK, Enhalus acoroides 0,22 %Corg/gBK, Halophila ovalis 0,23 %Corg/gBK , Syringodium isoetifolium 0,16 %Corg/gBK dan Cymodocea rotundata 0,10 %Corg/gBK. Nilai kandungan Corg pada sedimen berkisar 0,16 – 0,30 %Corg/gBK. Penyimpanan karbon terbanyak terdapat pada jenis lamun Thalassia hemprichii dan pada sedimen kandungan karbon terbanyak terdapat di stasiun 7.