Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh berbagi pengetahuan dan kemampuan serap terhadap inovasi produk batik. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah sampel jenuh yang memakai semua jumlah sampel dalam penelitian. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan UMKM batik sebanyak 100 responden yang berisi pertanyaan secara tertulis kepada responden untuk mendapatkan informasi yang diperlukan oleh peneliti. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS ver 4). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel knowledge collecting berpengaruh signifikan terhadap kapasitas daya serap dan kapasitas daya serap berpengaruh terhadap inovasi produk sedangkan knowledge donating tidak berpengaruh signifikan terhadap kapasitas daya serap.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh berbagi pengetahuan dan kemampuan serap terhadap inovasi produk batik. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah sampel jenuh yang memakai semua jumlah sampel dalam penelitian. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan UMKM batik sebanyak 100 responden yang berisi pertanyaan secara tertulis kepada responden untuk mendapatkan informasi yang diperlukan oleh peneliti. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS ver 4). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel knowledge collecting berpengaruh signifikan terhadap kapasitas daya serap dan kapasitas daya serap berpengaruh terhadap inovasi produk sedangkan knowledge donating tidak berpengaruh signifikan terhadap kapasitas daya serap.