Abstrak
Tanaman lai (Durio kutejensis) adalah tanaman jenis buah-buahan lokal Kalimantan. Tanaman lai (Durio kutejensis) memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh model sambungan dan lama penyungkupan terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman lai (Durio kutejensis), mengetahui pengaruh kombinasi perlakuan model sambungan dan lama penyungkupan terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman lai (Durio kutejensis). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – April 2024. Tempat pelaksanaan pelaksanaan di lahan praktikum Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktorial dengan masing-masing faktor 3 perlakuan dengan 4 ulangan, M1: model sambung sambatan, M2: model sambung baji, M3: model sambung lidah, S1: 14 hari, S2: 17 hari, S3:21 hari. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan ANOVA (Analisis of variants) taraf 0,05% sesuai dengan rancangan acak kelompok (RAK). Bila hasil ANOVA menunjukan pengaruh nyata analisis dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan perlakuan model sambungan dan lama penyungkupan tidak berpengaruh nyata setiap parameter pengamatan. Persentase keberhasilan model sambung yang menunjukan nilai rata-rata cenderung lebih tinngi di tunjukan oleh model sambung baji (83%) dan lama penyungkupan yang menunjukan nilai rata-rata cenderung lebih tinggi adalah 17 hari (75%). Interaksi kombinasi perlakuan yang menunjukan nilai rata-rata cenderung lebih tinggi (100%) pada M2S2 pengamatan 21 HSP.