Abstrak
Menstruasi merupakan proses alami yang dialami oleh remaja putri dan memerlukan perhatian khusus terhadap kebersihan organ reproduksi, salah satunya melalui penerapan perilaku vulva hygiene. Perilaku vulva hygiene yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran reproduksi maupun infeksi saluran kemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VII yang telah mengalami menstruasi, dengan jumlah sampel sebanyak 121 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertulis atau cetak yang diisi langsung oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat siswi yang memiliki perilaku vulva hygiene yang kurang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa sikap, sumber informasi, serta sarana dan prasarana memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi (p-value 0,05), sedangkan pengetahuan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p-value >0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua faktor predisposisi berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi. Faktor sikap sebagai faktor predisposisi serta faktor pendukung memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada siswi SMP.