Abstrak
.Produksi energi listrik berbahan bakar fosil, telah menimbulkan dampak pemanasan global pada level yang sangat mengkhawatirkan, persoalan ini perlu mendapat perhatian serius oleh pemerintah dan pihak swasta untuk bersinergi mencari solusinya, seperti mengembangkan energi terbarukan, salah satunya tenaga surya. Pada sistem panel surya, selain mengkonversi energi surya ke energi listrik, energi surya juga mengakibatkan kenaikan suhu pada panel surya dan ini akan mengurangi efisiensi panel surya tersebut. Salah satu cara meningkatkan efisiensi panel surya adalah menggunakan MPPT (Maximum Power Point Tracking). Ada beberapa algoritma kendali MPPT yang dapat digunakan untuk mempertahankan panel surya pada titik daya maksimumnya, sebagai contoh, algoritma Perturb and Observe (P&O, Incremental Conductance (IC), Fuzzy Logic, dan lain-lain. Penggunaan fuzzy logic lebih sesuai untuk MPPT dibandingkan dengan algoritma konvensional seperti P&O dan IC dikarenakan dapat dapat langsung menghasilkan duty cycle yg sesuai dengan Pmax (daya maksimum) panel surya dibandingkan dengan MPPT konvensional yang harus melakukan iterasi terus menerus hingga mencapai Pmax. Penelitian ini melakukan implementasi berbasis fuzzy logic pada sistem modul surya 50 WP menggunakan buck converter. Hasil efisiensi tertinggi yang didapatkan pada sistem buck converter dengan MPPT sebesar 94% sedangkan tanpa MPPT dengan sistem open loop sebesar 61%.