Abstrak
Daun pepaya merupakan salah satu alternatif bahan pestisida nabati. Ekstrak tanaman ini berpotensi untuk mengendalikan populasi hama kutu daun yang merupakan hama penting pada usaha budidaya tanaman kacang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui pengaruh pestisida nabati berbahan baku ekstrak daun pepaya untuk mengendalikan populasi hama kutu daun pada tanaman kacang panjang; dan (2) membandingkan pengaruh ekstrak daun pepaya dengan kombinasi pemberian nutrisi tanaman atau senyawa lainnya terhadap populasi kutu daun pada tanaman kacang panjang. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan konsentrasi ekstrak daun pepaya 50%, serta perlakuan penambahan nutrisi yakni green tonic, multinonic, dan sabun cair pada perlakuan pemberian ekstrak daun pepaya. Masing-masing perlakukan di ulang sebanyak 7 kali, sehingga terdapat 35 unit percobaan. Analisis data menggunakan analisis varians non-parametrik yakni uji Kruskal-Wallis dan Uji Wilcoxon untuk membandingkan antar perlakuan. Hasil penelitan menunjukkan; (1) pengaruh pestisida nabati berbahan baku ekstrak daun pepaya dapat digunakan untuk mengendalikan populasi hama kutu daun dan mampu mengurngi populasi kutu daun, namun tidak signifikan dalam mengurangi kerusakan daun, bunga dan polong; (2) perlakuan ekstrak daun pepaya yang ditambahkan dengan aplikasi nutrisi tambahan (green tonic) cenderung memiliki perbedaan pengaruh dengan perlakuan lainnya.