Abstrak
Pelepasan beban merupakan fenomena sistem tenaga listrik yang mengizinkan beberapa beban lepas dalam rangka memelihara kestabilan sistem tenaga listrik. Pelepasan beban dapat terjadi akibat penurunan frekuensi karena adanya ketidakseimbangan antara daya aktif yang dibangkitkan generator dan konsumsi beban. Penurunan frekuensi tersebut apabila tidak cepat diatasi dapat menyebabkan pemadaman total yang dapat menimbulkan kerugian bagi sistem tenaga listrik, dalam hal ini adalah hilangnya produksi suatu perusahaan minyak, dan memberikan efek negatif terhadap generator yang masih aktif bekerja. Efek negatif tersebut antara lain adalah pemanasan pada generator, vibrasi rotor dan terjadinya eksitasi lebih. Olehnya itu, dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pelepasan beban terhadap penjualan energi listrik feeder IV PT PLN (Persero) ULP Kota Tarakan. Di dalam jaringan listrik distribusi feeder IV Tarakan ada terdapat beberapa transformator yang digunakan yaitu sebanyak 64 transformator. Dalam hasil simulasi load flow single line diagram dengan menggunakan software, hasil didalam simulasi tersebut berupa nilai KW dan KVAR serta tertera nilai pada sumber daya, bus, percabangan, dan bebannya. Untuk kerugian energi listrik akibat pelepasan beban ada 2 jenis, yaitu kerugian untuk pelanggan umum dan kerugian untuk pelanggan khusus dalam kurun waktu 1 tahun. Kerugian energi pada pelanggan umum dalam setahun yang diterima oleh PT PLN sebesar Rp. 385.140.458 (KWh) dan kerugian energi pada pelanggan khusus selama 1 tahun yang di terima oleh PT PLN sebesar Rp 214.124.746 (KWh) dan Rp 51.006.625 (KVARh).