Abstrak
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) TERHADAP Vibrio parahaemolyticus DAN Vibrio harveyi SECARA IN VITRO Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus dan Vibrio harveyi serta menentukan konsentrasi yang paling efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan teknik difusi cakram. Perlakuan terdiri dari kontrol positif (K+), kontrol negatif (K-), serta variasi konsentrasi ekstrak 30%, 45%, dan 60% dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat (mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Pada Vibrio parahaemolyticus, rata-rata zona hambat meningkat seiring peningkatan konsentrasi, yaitu 9,7 mm (30%), 10 mm (45%), dan 12,7 mm (60%). Uji One Way Anova menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antar perlakuan (p 0,001), sedangkan uji Tukey menunjukkan perbedaan signifikan antara perlakuan ekstrak dan kontrol, namun tidak antar konsentrasi. Pada Vibrio harveyi, rata-rata zona hambat berkisar antara 10,3–12,3 mm. Hasil uji One Way Anova menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p > 0,05). Meskipun demikian, hasil uji lanjut LSD menunjukkan bahwa perbedaan lebih banyak ditemukan antara perlakuan ekstrak dengan kontrol positif dibandingkan antar konsentrasi ekstrak. Ekstrak daun sirih merah berpotensi sebagai antibakteri alami terhadap bakteri Vibrio.