Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ekonomi Permukiman Pesisir Kota Tarakan dengan menggunakan metode analisis Willingness To Pay dan Willingness To Accept. Wilayah pesisir sebagai suatu wilayah perairan antara daratan dan lautan dimana ke arah darat adalah jarak secara arbiter dan rata-rata pasang tertinggi dan batas ke arah laut adalah yurisdiksi wilayah provinsi atau state di suatu negara. Pendekatan ini menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data diambil dengan cara menyebarkan kuesioner lalu pengolahan data menggunakan Excel. Pendekatan CVM sering digunakan untuk megukur nilai pasif (nilai non pemanfaatan) sumber daya alam atau sering juga dikenal dengan nilai keberadaan. CVM pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesediaan membayar (Willingness To Pay) dari masyarakat dan kesediaan menerima kompensasi (Willingness To Accept). Hasil penelitian ini menunjukkan hasil estimasi dalam kesediaan membayar serta menerima kompensasi terhadap permasalahan dipermukiman pesisir di Kota Tarakan. Nilai upaya pelestarian/pembersihan Willingness To Pay (WTP) yang seharusnya dibayarkan untuk per individu sebesar Rp. 106.450 perbulan dan estimasi per individu selama setahun yaitu sebesar Rp. 1.277.400. sedangkan Willingness To Accept (WTA) nilai kompensasi yang bersedia warga terima per individu sebesar Rp. 152.687 perbulan dan estimasi per individu selama setahun yaitu sebesar Rp. 1.832.244. Untuk nilai total upaya pelestarian/pembersihan yang responden bersedia membayar dan menerima kompensasi secara keseluruhan sebesar Rp. 1.918.650.348 pertahun