Abstrak
Strategi dapat dimaknai sebagai suatu acuan atau rencana sebelum melakukan sesuatu. Strategi banyak digunakan dalam berbagai macam hal tidak hanya dalam pembelajaran saja namun strategi juga dapat digunakan saat kegiatan atau aktivitas yang membutuhkan tenaga dan pikiran, dengan demikian kata strategi berkaitan dengan cara-cara penyampaian pesan dalam hal ini materi pelajaran kepada siswa untuk mencapai sasaran tujuan pendidikan yang tepat. Strategi pembelajaran ialah rencana-rencana yang ditentukan guru sebelum melaksanakan pembelajaran agar semua proses pembelajaran bersama siswa dapat berjalan dengan efektif dan strategi yang telah ditentukan dapat digunakan agar proses pembelajaran tepat sasaran. Strategi yang terencana memegang peranan penting dalam proses pembelajaran, pentingnya strategi guru dalam kegiatan pembelajaran yakni guru dapat mengatur kelas supaya tetap kondusif dan aktif, guru dapat lebih mudah mengajar sehingga siswa lebih mudah untuk paham materi yang diajar. Strategi dengan cara lama atau kurang kreatif dan monoton dapat menyebabkan siswa kurang aktif dalam belajar sehingga pada saat observasi terlihat ada beberapa siswa yang kurang aktif dan kurang memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui strategi apa saja yang dipakai guru IPA di SMP Negeri 9 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan instrumen lembar wawancara, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu teknik pengambilan data dengan pertimbangan tertentu. Pertimbangan tertentu yang diambil dalam penelitian ini yaitu 2 orang guru IPA. Data dianalisis secara kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data berupa reduksi data, penyajian data , dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan strategi yang digunakan guru IPA kelas VII SMP Negeri 9 Tarakan adalah strategi ekspositori, heuristik, kontekstual, dan kooperatif.