Abstrak
Jermal adalah alat penangkapan ikan/udang yang terdiri dari tiang-tiang pancang yang merupakan sayap, jaring tugu, dan rumah tugu dan biasa disebut sebagai stownet. Jermal yaitu tipe jaring berbentuk kantong dipasang dengan bukaan mulut menghadap arus pasang surut, bersifat pasif dan menetap pada daerah penangkapan tertentu. Hasil tangkapan tugu di Perairan Muara Ancam kabupaten Bulungan adalah ikan dan udang. Efektifitas lama perendaman dalam proses penangkapan tugu akan meningkatkan hasil tangkapan, maka perlu penelitian agar pengoperasian tugu bisa lebih efektif. Tujuan penelitian untuk menjelaskan jenis hasil tangkapan setiap perlakuan lama perendaman (soaking time). Hasil penelitian penangkapan alat tangkap jermal dengan metode perlakuan lama perendaman dilakukan dengan perendaman 4 jam, 5 jam, dan 6 jam. Sebanyak 8 kali sampling mengunakan 3 jaring tugu sesuai perlakuan setiap samplingnya. Perlakuan 1 (4 jam) hasil tangkapan total sebesar 4,4 gram, perlakuan 2 (5 jam) hasil tangkapan 46,2 gram, perlakuan 3 (6 jam) hasil tangkapan 56,4 gram. Lama perendaman berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan dengan nilai sig 0,002.