Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi elektroda pada proses pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) terhadap sifat mekanik dan karakteristik struktur mikro baja karbon rendah. Fokus penelitian diarahkan pada perbandingan kinerja elektroda E7016 dan E7018 yang banyak diaplikasikan dalam industri konstruksi dan manufaktur. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan material baja karbon rendah berketebalan 8 mm. Proses pengelasan dilakukan menggunakan kampuh V tunggal dengan sudut 60° pada posisi datar (1G) dan arus pengelasan sebesar 90 Ampere. Pengujian hasil las meliputi pengujian tidak merusak (Non-Destructive Test) menggunakan metode liquid penetrant untuk mendeteksi cacat permukaan, serta pengujian merusak (Destructive Test) berupa uji tarik berdasarkan standar ASTM A370-23 dan uji metalografi untuk mengamati struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi elektroda berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik sambungan las. Elektroda E7016 menghasilkan nilai kekuatan tarik rata-rata sebesar 135 MPa, lebih tinggi dibandingkan elektroda E7018 yang memperoleh rata-rata 117 MPa. Hasil uji penetran menunjukkan adanya cacat minor berupa porositas dan undercut pada kedua spesimen, namun masih dalam batas toleransi yang diizinkan. Pengamatan metalografi memperlihatkan perubahan ukuran butir pada daerah weld metal dan Heat Affected Zone (HAZ) yang cenderung lebih kasar dibandingkan base metal akibat siklus termal selama proses pengelasan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa untuk aplikasi yang memprioritaskan kekuatan tarik pada baja karbon rendah dengan parameter pengelasan yang digunakan dalam penelitian ini, elektroda E7016 lebih direkomendasikan.