Abstrak
Kelapa sawit merupakan tanaman industri penting penghasil minyak sawit dan minyak industri. Pemasaran tandan buah segar (TBS) kelapa sawit adalah pemasaran kelapa sawit sebagai tandan buah segar (TBS) yang belum diolah menjadi minyak sawit (CPO) melalui saluran pemasaran dari produsen ke konsumen dengan menggunakan fungsi pemasaran. Penelitian ini menjawab tiga pertanyaan terkait analisis saluran pemasaran tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Pembeliangan. Pertama, bagaimana saluran pemasaran buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Pembeliangan? Kedua, berapa margin pemasaran tandan buah segar (TBS) kelapa sawit segar di Desa Pembeliangan? Ketiga, bagaimana farmer’s share tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Pembeliangan? Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu saluran pemasaran, margin pemasaran, dan farmer’s share. Dari hasil penelitian penulis dapat mengambil kesimpulan: pertama, terdapat dua saluran pemasaran dalam pemasaran tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Pembeliangan yaitu saluran pemasaran 1 melalui petani pedagang pengumpul dalam kecamatan dan pabrik. Sedangkan saluran pemasaran 2 langsung menuju pabrik melalui petani. Saluran 1 memiliki margin total sebesar Rp 160/kg, Saluran 2 memiliki margin sebesar Rp 170/kg, dan Saluran 3 tidak memiliki margin pemasaran karena petani memasarkan langsung ke pabrik. Kedua, bagian terbesar dari harga yang diterima petani atau farmer’s share sebesar 100% pada saluran pasar 3 dan terkecil sebesar 91% pada saluran 2.