Abstrak
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BIOPLASTIK BERBAHAN DASAR KARAGINAN DENGAN PLASTICIZER GLISEROL Abstrak Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas perikanan potensial yang terus dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta ketersediaan bahan baku yang melimpah. Selain bersifat terbarukan dan mudah dibudidayakan dengan waktu panen relatif singkat, rumput laut ini juga kaya akan polimer alami berupa senyawa polisakarida. Karakteristik tersebut menjadikan K. alvarezii berpeluang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif dalam pengembangan bioplastik ramah lingkungan. Salah satu produk olahan rumput laut yang banyak dimanfaatkan adalah karaginan, yaitu senyawa hidrokoloid yang diperoleh melalui proses ekstraksi menggunakan air atau pelarut pada suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik bioplastik berbasis karaginan dengan penambahan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) dan gliserol sebagai bahan pemlastis. Tahapan penelitian meliputi proses sintesis bioplastik serta pengujian sifat fisik dan mekanik, yang mencakup uji kuat tarik, uji perpanjangan, uji kelarutan, uji biodegradabilitas, pengukuran ketebalan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioplastik berbahan dasar karaginan dengan penambahan gliserol dan CMC berhasil dibuat. Ketebalan bioplastik yang dihasilkan telah memenuhi standar JIS ( 0,25 mm), dengan nilai ketebalan tertinggi sebesar 0,16 mm pada konsentrasi gliserol 2,5%. Nilai kuat tarik yang diperoleh sebesar 3,21 MPa belum memenuhi standar JIS (> 3,92 MPa) maupun SNI bioplastik (24,7–302 MPa). Namun, nilai perpanjangan mencapai 149,79%, sehingga telah memenuhi persyaratan standar SNI bioplastik (> 50%) dan JIS (21– 220%). Nilai kelarutan bioplastik berada pada kisaran 52,88% hingga 97,99%, sedangkan hasil pengujian biodegradabilitas menunjukkan bahwa bioplastik mengalami degradasi secara sempurna pada hari ketiga.