Abstrak
Kolelitiasis merupakan kondisi terbentuknya batu empedu di kandung empedu atau saluran empedu akibat pengendapan kolesterol, bilirubin, dan garam empedu. Penatalaksanaan yang sering dilakukan adalah kolesistektomi. Setelah menjalani tindakan operasi, pasien dapat mengalami nyeri, risiko infeksi, dan gangguan mobilitas fisik sehingga memerlukan asuhan keperawatan secara komprehensif. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien kolelitiasis pasca operasi di ruang Dahlia B RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI. Diagnosis keperawatan utama meliputi nyeri akut, risiko infeksi, dan gangguan mobilitas fisik. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa intervensi keperawatan seperti manajemen nyeri, perawatan luka, dukungan mobilisasi, pemantauan tanda vital, dan edukasi kesehatan mampu meningkatkan kondisi pasien ditandai dengan penurunan skala nyeri, peningkatan mobilisasi, dan tidak ditemukan tanda infeksi selama perawatan. Perawat diharapkan mampu memberikan asuhan keperawatan secara optimal untuk mempercepat proses pemulihan pasien pasca operasi kolelitiasis.