Abstrak
Perilaku Agresif adalah tindakan yang dimaksudkan untuk melukai atau mencederai orang lain, baik secara fisik maupun verbal. Pemberian bimbingan kelompok membuat siswa tidak hanya belajar mengontrol perilaku, tetapi juga mengembangkan sikap saling menghargai, empati, dan kemampuan berkomunikasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku agresif siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain Pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-postest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 4 Tarakan yang terindikasi memiliki perilaku agresif, berdasarkan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala perilaku agresif yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach’s Alpha sebesar 0,786 menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (postest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikan (2-tailed) yang diperoleh adalah 0,000(p0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 31,080 dari ttabel sebesar 2,365 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini, menujukkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku agresif siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan dengan penerapan pada materi, jenjang pendidikan, dan subjek yang berbeda dalam konteks yang lebih luas.