Abstrak
Keberadaan sampah anorganik berupa plastik dapat membahayakan bagi kehidupan perairan. Plastik dapat terpecah menjadi ukuran mikro yang dikenal dengan mikroplastik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi keberadaan dan jenis mikroplastik berdasarkan ukuran, bentuk dan warna di Sungai Kota Tarakan Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan di 5 titik lokasi yaitu Sungai Mamburungan, Sungai Bandara, Sungai Sebengkok, Sungai Pasar Batu dan Sungai Jembatan Bongkok. Pengambilan sampel air dilakukan dengan menggunakan plankton net mesh size 25 µm. Pengolahan sampel dilakukan dengan pengeringan sampel menggunakan oven dengan suhu 80˚C selama 24 jam. Setelah itu diberikan larutan H2O2 30% sebanyak 10 ml untuk memisahkan mikroplastik dengan bahan organik, selanjutnya ditutup menggunakan aluminium foil dan diinkubasi di dalam waterbath sampai terlihat bening dengan suhu 80˚C. Selanjutnya sampel disaring menggunakan kertas Whatman nomor 41 diameter 90 mm ukuran pori 20 µm dengan bantuan vacum pump. Sampel kemudian diidentifikasi dengan menggunakan mikroskop. Hasil identifikasi ditemukan 4 jenis mikroplastik disemua lokasi penelitian yaitu jenis fragment, film, fiber dan filament yang didominasi oleh fiber yaitu 35%. Pada Penelitian ini ada 10 jenis warna mikroplastik yang ditemukan yaitu merah, hijau, biru, kuning, coklat, putih,bening, hitam,orange dan ungu yang didominasi oleh warna bening yaitu 45%. Ukuran mikroplastik yaitu 20-5000 μm, dimana ukuran 100-500 μm lebih banyak ditemukan. Sumber mikroplastik ini diduga berasal dari limbah cat kapal, sampah yang dibuang nelayan seperti jaring, benang pancing dan tali temali dan sampah dari kegiatan antropogenik.