Abstrak
Sungai Pamusian yang berada di Kecamatan Tarakan Timur berpotensi mengalami pencemaran karena aktivitas manusia di sepanjang bantaran Sungai Pamusian seperti limbah dari rumah tangga karena berdekatan dengan padat pemukiman dan limbah dari Pasar Tenguyun. Sungai sebagai salah satu komponen lingkungan yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia termasuk untuk menunjang pembangunan perekonomian. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air di Sungai Pamusian melalui analisis parameter Total Suspended Solid (TSS) dan Total Dissolved Solid (TDS). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 – Januari 2023 di Sungai Pamusian Kota Tarakan Kalimantan Utara. Penentuan lokasi di tentukan secara purposive sampling, lokasi pertama berada di Kawasan Pelabuhan, lokasi kedua di Kawasan Industri, dan lokasi ketiga di Pasar Tenguyun. Metode uji parameter TSS dan TDS menggunakan gravimetri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kandungan Total Susupended Solid (TSS) di sungai pamusian cukup bervariasi, pada saat pasang berkisar antara 184-300 mg/L, jika dibandingkan dengan nilai pada saat surut lebih rendah yaitu berkisar 70-130 mg/L. Sedangkan Hasil konsentrasi Total Dissolved Solid (TDS) pada saat pasang berkisar antara 15.957-8.460 mg/L, dan pada saat surut berkisar antara 11.292-5.423 mg/L. Berdasarkan baku mutu air menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, nilai rata-rata Total Susupended Solid (TSS) untuk air sungai sebesar 100 mg/L dan Total Dissolved Solid (TDS) 1000 mg/L telah melebihi baku mutu.