Abstrak
Melimpahnya jumlah limbah udang memerlukan adanya upaya pemanfaatan yang dapat menanggulangi masalah pencemaran lingkungan namun tetap bernilai jual. Limbah kepala udang mengandung protein kasar sekitar 25-40%. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan nutrisi tepung limbah udang sebagai bahan baku dalam pembuatan pakan ikan melalui teknik fermentasi menggunakan EM4. Penelitian ini menggunakan probiotik EM 4 dan tepung kepala udang dengan berbagai perlakuan yaitu, PO 0 ml/100 g, P1 10 ml/100 g, P2 15 ml/100 g dan P3 20 ml/100 g. Parameter yang dihitung pada penelitian ini berfokus pada kadar protein dan derajat hidrolisi protein. Data yang diperoleh selama penelitian dianalisis menggunakan uji anova dan jika terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Sedangkan kualitas fisik tepung limbah udang disajikan secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan data hasil uji protein di ketahui bahwa pemberian dosis probiotik EM 4 memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan protein tepung limbah udang (F hitung > F tabel, yaitu 34,57 > 4,06). Dosis terbaik dari ke empat perlakuan tersebut adalah P2 yaitu 15 ml EM 4 / 100 g tepung kepalaudang diperoleh kandungan protein sebesar 32,17%. Namun hasil ini masih jauh dari standar protein tepung ikan.. Dari segi aroma tepung udang tanpa fermentasi memiliki aroma amis yang kuat dibandingkan tepung udang yang difermentasi. Nilai kandungan kitin terkecil ditunjukan pada P2 yaitu EM4 15 ml/100 g bahan, sedangkan nilai kitin tertinggi diperoleh diperlakuan kontrol. Kesimpulan pemberian EM4 dalam pakan mampu meningkatkan protein dan menurunkan nilai kitin pada tepung kepala udang.