Abstrak
Ikan patin (P. hypophthalmus) merupakan jenis ikan konsumsi air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon ikan patin siam (P. hypophthalmus) dari indukan yang telah diperbaiki sistem reproduksinya dengan konsep epigenetik melalui uji tantang cekaman suhu. Metode penelitian dengan cara pengamatan tingkah laku, menghitung gerakan operculum, mortalitas, penurunan bobot tubuh ikan. Hasil penelitian menunjukkan gerakan rata-rata operculum pada suhu 18 oC pada perlakuan kontrol sebanyak (115,25 ± 4,21 kali), vitamin C (140,5 ± 3,20 kali), katuk (118,0 ± 4,81 kali), katuk-vitamin C (128,0 ± 1,08 kali). Kemudian suhu 38 oC pada perlakuan kontrol sebanyak (158,75 ± 4,32 kali), benih ikan patin siam dengan perlakuan vitamin C sebanyak (137,75 ± 1,54 kali), katuk sebanyak (129,25 ± 1,97 kali), katuk dan vitamin C sebanyak (181,5 ± 9,85 kali). Penurunan bobot rata-rata suhu 18 oC pada katuk-vitamin C (1,05 ± 0,2 gram), katuk (0,825 ± 0,2 gram), vitamin C (0,83 ± 0,2 gram), kontrol (0,475 ± 0,1 gram). Selanjutnya suhu 38 oC katuk sebanyak (1.73 ± 0.28 gram), katuk-vitamin C (1.05 ± 0.33 gram), kontrol (0.78 ± 0.10 gram), vitamin C sebesar (0.25 ± 0.06 gram). Mortalitas pada suhu 18 oC katuk sebesar (6% ± 1,15), vitamin C (7% ± 4,12), katuk-vitamin C (12% ± 2,82) dan kontrol (26% ± 5,77). Selanjutnya suhu 38 oC mortalitas benih ikan patin kontrol (27% ± 4.43), vitamin C (4% ± 2.82), katuk (12% ± 2.82), katuk-vitamin C (0% ± 0.0).